Penerapan ITSM Pada Salah-Satu Kerangka Kerja



Pengertian ITIL

ITIL (Information Technology Infrastructure Library) adalah framework publik yang mendeskripsikan best practices dalam manjemen pelayanan TI. Framework ini menyediakan kerangka kerja bagi pemerintahan dalam bidang IT dan berfokus pada pengukuran secara lanjut dan perbaikan kualitas layanan TI yang disampaikan, baik dari perspektif bisnis dan pelanggan. Fokus ini merupakan faktor utama dalam keberhasilan ITIL di seluruh dunia dan memiliki kontribusi untuk penggunaan yang produktif dan manfaat utama yang diperoleh oleh organisasi
adalah menyebarkan teknik dan seluruh proses organisasi.

Manfaat ITIL
Adapun manfaat dari menggunakan best practice IT Infrastructure Library versi 3, yaitu:
a. Meningkatkan kepuasaan user dengan layanan TI.
b. Memperbaiki ketersediaan layanan, yang secara langsung mengarah pada peningkatan keuntungan pada bisnis dan pendapatan.
c. Menghemat keuangan dari pengurangan segi pengerjaan ulang, kehilangan waktu, dan peningkatan sumber daya manajemen dan penggunaan.
d. Meningkatkan waktu di pangsa pasar untuk produk baru dan layanan.
e. Meningkatkan pengambilan keputusan dan optimasi resiko.

Service Lifecycle pada ITIL
Kelima bagian ITIL dikenal dengan sebutan Siklus Layanan TIIL. Secara singkat, masing-masing bagian dijelaskan sebagai berikut:

A. Service Strategy
Service Strategy merupakan fase merancang, mengembangkan dan menerapkan manajemen pelayanan sebagai sumber daya strategis. Proses-proses yang dicakup dalam Service Strategy, diantaranya adalah:
  1.  Service Portfolio Management
  2.  Financial Management
  3.  Demand Management

B. Service Design
Pada Service Design dijelaskan bagaimana tahap desain pengembangan layanan TI yang sesuai, termasuk arsitektur, proses, kebijakan dan dokumen; tujuan desain adalah untuk memenuhi kebutuhan bisnis saat ini dan masa depan . Proses-proses yang dicakup dalam Service Design yaitu:
  1. Service Catalogue Management
  2. Service Level Management
  3. Supplier Management
  4. Capacity Management
  5. Availability Management
  6. IT Service Continuity Management
  7. Information Security Management

C. Service Transition
Pada Service transition menyediakan fase mengembangkan dan meningkatkan kemampuan untuk transisi dari layanan baru dan dimodifikasi untuk produksi. Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:
  1. Transition Planning and Support
  2.  Change Management
  3.  Service Asset & Configuration Management
  4.  Release & Deployment Management
  5.  Service Validation
  6.  Evaluation
  7.  Knowledge Management

D. Service Operation
Service Operation, yaitu fase mencapai efektivitas dan efisiensi dalam menyediakan dan mendukung pendukung untuk memastikan nilai bagi pelanggan dan penyedia layanan. Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:
  1. Event Management Incident Management
  2.  Problem Management
  3.  Request Fulfillment
  4.  Access Management

E. Continual Service Improvement
Continual Service Improvement, yaitu fase menciptakan dan memelihara nilai untuk pelanggan dengan perbaikan desain, dan pengenalan layanan dan operasi.

Service Design
Service Design adalah tahap dalam service lifecycle secara keseluruhan dan merupakan elemen yang penting dalam proses perubahan bisnis. Peran Service Design dalam proses perubahan bisnis dapat didefinisikan sebagai:“Desain layanan TI yang tepat dan inovatif, termasuk desain arsitektur, proses, kebijakan dan dokumentasi, untuk mempertemukan kebutuhan bisnis saat ini dan masa depan yang telah disepakati”.

Tujuan Service Design
Tujuan dari Service Design adalah untuk:
a. Service Design untuk memenuhi pendapatan dari bisnis yang telah disepakati
b. Proses desain untuk mendukung service lifecycle
c. Mengidentifikasi dan mengelola risiko
d. Desain yang aman dan tangguh untuk infrastruktur IT, lingkungan, aplikasi dan data atau informasi sumber daya dan kemampuan.
e. Metode pengukuran desain dan metrik.
f. Memproduksi dan memperbaiki rencana, proses, kebijakan, standar, arsitektur, kerangka kerja dan dokumen untuk mendukung solusi desain IT yang berkualitas.
g. Mengembangkan keterampilan dan kemampuan dalam IT.
h. Memberikan kontribusi pada peningkatan secara keseluruhan kualitas layanan TI.

Metodologi Penelitian

      1.      Tahap Inisiasi Awal Penelitian
      Tahap ini merupakan tahap awal dalam melakukan penelitian.
      
      2.      Tahap Perancangan Kuisioner
      Tahap ini merupakan tahap untuk melakukan persiapan sebelum dilakukan penilaian tingkat kesiapan, meliputi persiapan mengenai penentuan responden yang akan mengisi kuisioner, identifikasi terhadap bagian-bagian apa saja yang akan dinilai, dan juga perancangan kuisioner Service Design.

      3.      Tahap Penilaian Tingkat Kesiapan
Pada tahap ini dilakukan pengisian kuisioner langsung.

      4.      Tahap Analisis dan Rekomendasi
      Pada tahap ini dilakukan analisis terhadap tingkat kesiapan Service Design pada perusahaan sesuai dengan standarisasi ITIL versi 3, untuk mengetahui sampai di level mana kesiapan perusahaan dalam mengelola proses-proses Service Design atau bisa juga dijadikan tolak ukur sejauh mana kesiapan perusahaan apabila ingin menerapkan ITIL versi 3 pada Service Design.

      5.      Tahap Kesimpulan dan Saran
Pada tahap ini merupakan tahap akhir dari penelitian yang berisikan kesimpulan dan saran. Kesimpulan berisikan rangkuman berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menjabarkan poin-poin yang bias membantu perusahaan untuk mengetahui bagaimana kondisi Service Design di perusahaan saat ini agar bias melakukan evaluasi dan perbaikan. Sedangkan saran berisikan poin-poin untuk membantu pembaca agar penelitian selanjutnya berjalan lebih baik.

Referensi :
Share:

ITSM pada Pelayanan Publik Pemerintah

ITSM (Information Technology Service Management) adalah metode pengelolaan system informasi yang berpusat pada bisnis perusahaan.

Tujuan Utama ITSM ada 3, yaitu;
  • Menyelaraskan layanan TI dengan kebutuhan sekarang dan akan dating dari bisnis dan pelanggannya.
  • Memperbaiki kualitas layanan TI.
  • Menghemat biaya jangka panjang pada layanan TI

ITIL (Information Technology Infrastructure Library) adalah sebuah framewok tata kelola TI yang berisi best practice pada manajemen service TI. Saat ini frame work ITIL sudah dikembangkan menjadi 3 versi. Pada dasarnya, ITIL adalah best practice dari IT Service Management yang digunakan oleh ratusan organisasi di dunia.

ITIL dan IT Service Management memiliki prinsip yang sama, yaitu pelayanan kepada pelanggan “one of the core principles of ITIL and IT Service Management is the provision of quality Customer Service”.


Help desk yaitu jasa pelayanan tentang keluhan yang dialami dengan segera. Tugas-tugas Service Desk, yaitu:
  • Menerima insiden
  • Mencatat insiden
  • Klarifikasi insiden
  • Solusi
  • Memberikan hasil informasi
  • Laporan kepada manajemen
Insiden adalah sebuah interupsi atas pengurangan kualitas sebuah layanan TI. Manajemen Insiden (Inceident Management) adalah pross yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu insiden. Proses ini pun dilakukan berdasarkan input dari pemakai melalui sevice desk, dan laporan teknisi. Sasaran manajemen ada 4, yaitu:
  • Memperbaiki operasi layanan
  • Meminimalisir dampak operasional bisnis.
  • Menjamin kualitas layanan
  • Mengelola tiap insiden pada pihak-pihak yang berkepentingan saja.
Proses-proses penting yang dilakukan pada Incident Management ada 4, yaitu:
  • Mendeteksi dan mencatat insiden dari Service Desk
  • Mengklasifikasikan tiap insiden dan permintaan layanan
  • Menentukan prioritas penyelesaian
  • Mengkategorikan tiap insiden berdasarkan level high, medium, dan low

ITIL juga menggambarkan masalah sebagai suatu dasar yang tidak dikenal penyebabnya.
Sasaran dari Problem Management ada 3, yaitu:
  • Menjamin minimalisasi masalah
  • Menghindari incident yang sama
  • Menginkatkan produktifitas atas penggunaan sumber daya TI

Proses-proses penting pada Problem Management ada 7, yaitu:
  • Mencatat tiap incident
  • Menugaskan sumber daya
  • Melakukan walk around terlebih dahulu
  • Tindak lanjuti masalah ke proses-proses berikutnya
  • Mencari akar penyebab
  • Mencari dan mengimplementasikan solusi terbaik
  • Eskalasi ke pihak penyedia solusi

Referensi :
Share:

Analysis of Information Systems Management Services


Dalam sistem informasi, Layanan Informasi Teknologi Manajemen (LITM) telah menjadi penelitian populer di kalangan analis dan peneliti manajemen sebagai akibat dari dorongan industri dan pengembangan dan kemajuan penelitian dalam ilmu pelayanan. Dari perspektif akademik, semakin banyak tulisan yang telah terbit menangani banyak aspek masalah Layanan Informasi Teknologi Manajemen.

Hasil berdasarkan studi kajian komprehensif dari publikasi di LITM selama dekade terakhir (2000-2010) dengan tujuan menjawab penelitian berikut :


Pertanyaan : apa keadaan saat ini penelitian di LITM, dari landasan teoritis dan penelitian

perspektif topik? Hasilnya menunjukkan bahwa : 

1. Umumnya ada kurangnya secara teoritis didorong penelitian; 

2. Lapangan masih berkembang dengan meningkatnya jumlah makalah yang diterbitkan  berurusan dengan pengembangan konsep, konstruksi, model, metode dan implementasi untuk teori pengembangan.
3. Masalah kinerja LITM, justifikasi, dan IT Infrastructure Library (ITIL) topik adalah salah satu topik yang paling populer dari penelitian.

Tujuan utama dari LITM adalah untuk memberikan kontribusi terhadap kualitas layanan TI, sehubungan dengan tingkat layanan setuju dengan pelanggan. Selain kualitas layanan, penyedia layanan TI keharusan mempertimbangkan beberapa prinsip lain seperti hubungan pelanggan dan nilai memberikan melalui IT operasi.


Conclusion :  Menurut kami jika jurnal ini di baca hingga akhir akan memberikan suatu pemahaman bahwa LITM memberikan pengaruh besar terhadap industri-industri dan pesatnya pertumbuhan dalam bidang jasa yaitu teknologi, bisnis, manajemen, dan pemasaran. Peran LITM, sebuah perusahaan pun akan mengalami keuntungan jika menerapkan system manajemen layanan yang baik. Sekian.

Referensi : 

Share:

Trend Sistem / TI dalam bidang kesehatan & media / new media

Nama = Yoel Christian Pakpahan
NPM = 17116753
Kelas = 2ka24
Dosen = Siti Rahmah


Bab 7
TREND SISTEM/TI DALAM BIDANG KESEHATAN


A. Pekembangan, Manfaat, Peranan Komputer Di Bidang Kedokteran


  •      PERKEMBANGAN


Perkembangan teknologi telah merubah bagaimana cara kita hidup dan bekerja. Perkembangan teknologi informasi dunia yang begitu pesat sekarang ini telah merambah ke berbagai sektor. Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, kita juga dituntut untuk dapat memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut. Salah satu cara memanfaatkan perkembangan teknologi informasi adalah penggunaan komputer di berbagai bidang kehidupan.

            Penggunaan komputer saat ini sudah mempengaruhi hampir di seluruh aspek kehidupan. Komputer merupakan perangkat elektronik yang tidak lagi asing bagi masyarakat dunia. Saat ini hampir seluruh bidang pekerjaan menggunakan komputer untuk membantu seseorang dalam pekerjaannya. Disisi lain kita menyadari bahwa teknologi komputer merupakan salah satu alat penting dalam peradaban manusia khususnya pada era globalisasi sekarang ini.

Manfaat komputer sangat banyak dan beraneka ragam. Pemanfaatan komputer secara bijak akan sangat membantu pada bidang pekerjaan tersebut. Manfaat penggunaan komputer tidak hanya dirasakan oleh para penggunanya tetapi juga akan dirasakan oleh organisasi atau perusahaan di tempat orang tersebut bekerja. Begitu banyak dampak yang ditimbulkan dengan adanya perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat.

Pada kesempatan ini, akan membahas mengenai sejarah awal dari teknologi informasi dan penggunaan komputer khususnya pada bidang kesehatan. Akan sangat di sayangkan jika perkembangan di dunia medis tidak di kembangkan dengan baik, karena secara otomatis dunia kesehatan akan tertinggal jauh dengan bidang lainnya, dimana dijaman sekarang setiap bidang pasti menggunakan komputer untuk membantu beradaptasi dengan teknologi yang semakin berkembang.

Sebagai contoh di negara Amerika Serikat dan negara yang relatif maju baik dari sisi anggaran kesehatan maupun teknologi informasi komputer, rumah sakit rata – rata menginvestasikan anggarannya beberapa persen untuk teknologi informasi. Negara-negara yang tidak memanfaatkan perkembangan teknologi informasi akan menjadi sangat tertinggal dengan negara-negara lainnya. 
     

  •      PERAN DAN PENERAPAN KOMPUTER DALAM BIDANG KESEHATAN


Komputer berperan sangat penting dalam dunia kesehatan. Penggunaan komputer dalam bidang kesehatan tidak hanya akan dirasakan manfaatnya oleh para penggunanya, tetapi juga oleh organisasi tersebut, dalam hal ini misalnya rumah sakit, puskesmas, klinik, dan lain sebagainya. Perangkat ini secara tidak langsung dapat menolong jiwa manusia.Komputer dapat digunakan mulai dari penyimpanan dan pengolahan data administrasi suatu rumah sakit atau klinik, hingga melakukan riset bidang kedokteran, mendiagnosis penyakit, menemukan obat yang tepat, serta menganalisis organ tubuh manusia bagian dalam yang sulit dilihat.Peranan komputer dalam bidang kesehatan sangat banyak dan penting. Sebagai contoh dalam bidang kesehatan peranan – peranan tersebut antara lain :


* Bidang administrasiDengan adanya komputer di dalam dunia administrasi sangat membantu di dalam penyimpanan, pengelompokan, dan pengolahan data. Tanpa komputer, akan sangat sulit sekali untuk memeriksa banyaknya data – data pasien, stok obat, dan data – data lainnya yang dimiliki oleh rumah sakit. Namun dengan adanya komputer, memeriksa data – data pasien, stok obat dan juga data keuangan rumah sakit akan mudah dan praktis untuk dilakukan. Dengan adanya penggunaan komputer dan sistem – sistem yang canggih di dalamnya sangat mempermudah jalannya suatu sistem di rumah sakit tersebut.


* Bidang farmasiDalam bidang obat – obatan komputer juga berperan sangat penting dalam farmasi, misalnya untuk merecord resep dan dosis, serta menyimpan data harga obat – obatan tersebut. Selain itu, dengan adanya komputer dalam bidang farmasi juga membantu untuk mengelompokkan macam-macam obat berdasarkan kegunaannya, misalnya Panadol, Feminax, Ponstan adalah obat penahan rasa sakit.


* Mendiagnosa suatu penyakitDengan adanya komputer DNA yang sudah di rancang khusus di dalam bidang kesehatan mendiagnosa suatu penyakit bukan hal yang sulit lagi, karena dengan menggunakan komputer akan lebih cepat, mudah dan akurat untuk mengetahui nama dan jenis suatu penyakit.


* Memonitoring status pasienPasien yang sudah pernah datang atau baru pertama kali berobat akan dengan mudah dilacak. Data – data personal pasien juga dengan mudah dilihat. Selain itu, dokter ataupun perawat dapat melihat rekaman hasil periksa, keluhan dan riwayat penyakit sebelumnya yang pernah diderita oleh si pasien, tanggal kedatangan pasien terakhir kali berobat, record resep yang pernah diberikan, dan masih banyak lagi.


* PenelitianPenelitian ilmiah yang sering dilakukan dalam bidang kesehatan sangatlah bergantung pada penggunaan komputer. Penggunaan komputer dapat memaksimalkan hasil penelitian, karena dengan adanya komputer penelitian itu dapat di telusuri lebih dalam dan lebih detail. Misalnya penelitian untuk mendeteksi bakteri atau virus baru, pendeteksian DNA, dan lain sebagainya.


* Melihat dan menganalisa organ – organ tubuh bagian dalam manusiaUntuk dapat melihat organ tubuh bagian dalam manusia telah ditemukan begitu banyak alat canggih, namun hampir seluruh alat tersebut masih bergantung pada perangkat komputer sebagai sarana untuk penyaluran data ataupun gambarnya. Oleh karenanya, komputer memiliki peranan yang vital juga dalam melihat dan menganalisa organ – organ tubuh manusia tersebut.Contoh penggunaan sistem komputer untuk menganalisa organ – organ tubuh :


a. System Computerized Axial Tomography (CAT) berguna untuk menggambar struktur otak dan mengambil gambar seluruh organ tubuh yang tidak bergerak dengan menggunakan sinar-X.

b. System Dynamic Spatial Reconstructor (DSR) berguna untuk melihat gambar dari berbagai sudut organ tubuh secara bergerak.

c. SPECT (Single Photon Emission Computer Tomography) merupakan sistem komputer yang mempergunakan gas radiokatif untuk mendeteksi partikel-partikel tubuh yang ditampilkan dalam bentuk gambar.

d. PET (Position Emission Tomography) merupakan sistem komputer yang menampilkan gambar yang mempergunakan isotop radioaktif.

e. NMR (Nuclear Magnetic Resonance) yaitu teknik mendiagnosa dengan cara memagnetikkan nucleus (pusat atom) dari atom hydrogen.

f. USG (Ultra Sonography) adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor berupa gambar dua dimensi atau tiga dimensi.

g. Helical CT-SCAN adalah alat untuk pemeriksaan organ tubuh secara komputerisasi, dengan potongan tranversal, coronal dan sagital, paling kecil jarak antara potongan 3 mm.

h. Magnetic Resonance Imaging ( M R I ) adalah alat untuk pemeriksaan organ tubuh secara komputerisasi, dengan potongan tranversal, coronal dan sagita.



  •      MANFAAT PENERAPAN KOMPUTER DALAM BIDANG KESEHATAN


Seperti yang telah dijabarkan di atas, peranan dan aplikasi komputer dalam bidang kesehatan sangatlah banyak. Secara tidak langsung telah membantu manusia untuk mengetahui penyakit yang dideritanya hingga sampai pada tahap penyembuhan.Kesimpulannya, anfaat dari penerapan komputer dalam bidang kesehatan di tiap-tiap aplikasinya antara lain sebagai berikut :

• Mendiagnosa suatu penyakit dan menentukan obat yang cocok• Melihat dan menganalisa organ – organ tubuh bagian dalam manusia• Memonitoring status pasien, merecord data pribadi pasien dan riwayat penyakit pasien• Melakukan penelitian ilmiah yang diperlukan• Memasukkan, menyimpan, menggelompokkan dan mengolah data – data secara cepat dan mudah• Mendeteksi DNA seseorang• Mengecek dan mengethaui hasil tes darah di laboratorium• Sebagai alat Bantu dalam pemeriksaan medisIntinya, dengan adanya komputer dalam bidang kesehatan sangatlah membantu. Kegiatan – kegiatan yang tadinya belum bisa dilakukan, saat ini sudah dapat dilakukan dengan komputer. Penggunaan komputer membuat pekerjaan seseorang menjadi lebih mudah, cepat dan akurat.


B. PENGERTIAN SISTEM E-HEALTH

Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, sehingga mendorong adanya inovasi dan perubahan yang melibatkan eksperimen dalam berbagai bidang, termasuk bidang kesehatan yang menerapkan penggunaan computer dalam kegiatannya atau yang biasa dikenal dengan istilah E-Health.


E-Health (Electronic Health) adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi termasuk pula elektronika, telekomunikasi, komputer dan informatika untuk memproses berbagai jenis informasi kedokteran, guna melaksanakan pelayanan klinis (diagnose atau terapi), adaministrasi serta pendidikan. Dalam E-health factor jarak tidak dipersoalkan karena semua kegiatannya di lakukan melalui koneksi data dan secara realtime.

C. DIAGRAM SISTEM E-HEALTH

Secara sederhana sistem E-Health terdiri atas sejumlah “Stasiun Medis” yang satu sama lain dihubungkan dalam suatu jaringan (Network). Suatu stasiun medis sendiri dapat terdiri atas :

1. Komputer dengan perangkat lunak di dalamnya
2. Sebuah perangkat antar-muka pasien
3. Sejumlah instrument biomedika (tergantung keperluan)
4. Sebuah perangkat antar-muka pengguna (berikut alat input output yang digunakan)

5. Jaringan dan perangkat telekomunikasi yang tersedia.

D. MANFAAT SISTEM E-HEALTH

Sistem ini begitu bermanfaat bagi dunia kesehatan dan kedokteran saat ini, dikarenakan untuk mengimbangi tingginya aktivitas dan penyampaian informasi secara detail dan cepat memang memerlukan penerapan suatu teknologi berbasis komputerisasi, berikut manfaat lain dari penerapan sistem E-Health dalam dunia kedokteran :

1. Peningkatan efisiensi atau penurunan biaya.
2. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
3. Pembuktian diagnose melalui evaluasi ilmiah
4. Pemberdayaan pasien dan konsumen
5. Mendorong terjadinya hubungan yang lebih baik antara pasien dan tenaga kesehatan
6. Pendidikan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat
7. Mendorong tumbuhnya komunikasi dan pertukaran informasi antar lembaga pelayanan kesehatan
8. Perluasan ruang lingkup pelayanan kesehatan.

Dalam pelaksanaan sistem ini perlu dilakukan control pada beberapa masalah atau potensi masalah yang pasti akan timbul saat penerapannya sehingga dapat berjalan dengan baik dan terencana. Berikut masalah yang perlu di atasi :

1. Kesiapan sumberdaya manusia
2. Kesiapan organisasi yang terlibat
3. Budaya kerja
4. Perkembangan teknologi dan ketersediaan infrastruktur
5. Masalah birokrasi
6. Hubungan antara konsumen dan tenaga kesehatan

E. CONTOH PENERAPAN E-HEALTH

Sistem Resep Elektronik
Merupakan sistem komputerisasi penulisan resep obat yang dikenal dengan E-Prescription, pada sistem ini dokter menuliskan dan mengirimkan resep kepada bagian farmasi/apotek menggunakan media elektronik menggantikan tulisan tangan dan penggunaan media kertas.

Sistem ini dibuat untuk menghindari terjadinya ROM (Reaksi Obat Merugikan) yang biasa disebabkan oleh adanya kesalahan pemakaian obat selama dalam penanganan tenaga kesehatan, yang sebenarnya hal ini dapat dicegah apabila dilakukan dengan lebih teliti dan hati-hati.
Kesalahan tersebut dapat dibagi dalam 4 fase :

1. Fase penulisan resep
2. Fase pembacaan resep
3. Fase penyiapan hingga penyerahan resep oleh petugas apotek
4. Fase penggunaan obat oleh pasien


F. BIOINFORMATIKA

Bioinformatika (bahasa Inggris: bioinformatics) adalah (ilmu yang mempelajari) penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis. Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens (sequence alignment), prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen.


BAB 8 
TREND SIST/TI DALAM BIDANG MEDIA /  NEW MEDIA

a. MANFAAT MEDIA

1. Bidang Sosial
Dalam bidang ini banyak menyita perhatian masyarakat misalnya saja berbagai macam jejaring sosial yang sekarang di minati masyarakat seperti facebook, twitter, skype, yahoo messenger, my space, hello dll. Dengan menggunakan jejaring sosial ini dengan mudah dapat menjalin komunikasid dengan semua user dibelahan dunia manapun.

2. Bidang Industri/Dagang
Dalam bidang ini memudahkan bagi siapa pun yang ingin menawarkan/mempromosikan produk tertentu sehingga tidak susah susah untuk membuka toko dan promosi langsung didepan konsumen, melalui new media pedagang dapat mempromosikan produk nya melalui membuka online shop, bisa melalui facebook, twitter atau kaskus.

3. Bidang Pendidikan
Dalam bidang ini sangat memudahkan bagi pelajar maupun pengajar dalam mendapatkan materi yang di inginkan. Bisa melalui search engine kita bisa mendapatkan segala informasi, atau dengan fasilitas E-book, fasilitas email juga bisa membantu dalan proses mengerjakan tugas atau saling tukar informasi.

4. Bidang Lowongan Kerja
Dalam bidang ini bagi yang ingin mencari pekerjaan cukup searching di internet lalu mendaftar secara online bahkan bisa mengikuti tes masuk secara online juga, tidak perlu lagi susah payah datang dari kantor ke kantor.


b. TANTANGAN NEW MEDIA

Di Indonesia media tidak selalu memiliki kriteria yang sama di setiap zaman nya. Seperti pada zaman orde lama media di tuntut untuk memiliki tujuan yang sejalan dengan cita cita bangsa untuk menyelesaikan revolusi national. Sedagkan pada zaman orde baru media dibuatkan peraturan peraturan untuk membatasi kebebasan media. Walaupun pada masa ini media di beri kebebasan namun tetap saja media selalu memiliki tantangan sendiri untuk kedepannya. Dan di bawah ini merupakan beberapa faktor yang menjadi tantangan bagi media :

* Perubahan social dan budaya
* Perubahan teknologi media yang semakin maju
* Krisis financial global


c. ELEMEN MEDIA

Dalam bidang media pasti memiliki beberapa elemen untuk medukung adanya sebuah komunikasi diantaranya sebagai berikut :

1. Komunikator adalah elemen pertama pada new media karna pada masa ini persaingan menjadi semakin tinggi. namun kompleksitas komunikator pada new media jauh lebih simple dari yang sebelumya.

2. Code dan content (isi). Dimana code disini adalah sistem simbol yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau isi komunikasi. Sedangkan content adalah makna yang ada dalam pesan tersebut.

3. Komunikan. Komunikan memiliki beberapa karakteristik seperti dalam jumlah yang banyak , tidak memiliki sifat yang sama satu dengan lainnya , dan mereka terpisah secara fisik


d. CONTOH KASUS

SEO (Search Engine Optimization)

adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.

contohnya :
Sebuah situs web haji dan umroh yang bernama Alsha Tour. Di situs tersebut ada paket-paket haji, umroh, dan tour muslim untuk tahun 2017 yang Anda pasarkan. Maka dengan melakukan SEO atau optimisasi mesin pencari yang baik dan benar, ketika ada yang mencari umroh untuk tahun 2017 atau paket tour muslim yang tersedia di tahun 2017 (dengan bantuan mesin pencari web misalnya di Google), situs web Anda akan berada di halaman pertama daftar hasil pencarian mesin pencari. Semakin baik peringkat di halaman pertama itu, semakin baik. Setelah situs Anda tersebut sukses di-SEO-kan, berikut inilah tampilan layar ketika pengguna internet mengetikkan umroh 2017 di mesin pencari Google.

Referensi :
http://buk.depkes.go.id/
http://fit.uii.ac.id/
http://majalah1000guru.net/
http://semseomanagement.com/apa-itu-seo/
Share:

Trend Sistem atau TI Masa Depan dan Dalam Bidang Bisnis

Nama : Yoel Christian Pakpahan
NPM : 17116753
Kelas : 2KA24
Dosen : Siti Rahmah

BAB 5 
Trend Sistem / TI Masa Depan 


A.     Ekonomi API (Aplikasi Penghubung Pemrograman)

API (Application Programming Interface) adalah sekumpulan perintah, fungsi, dan protokol yang dapat digunakan oleh programmer saat membangun perangkat lunak untuk sistem operasi tertentu. API memungkinkan programmer untuk menggunakan fungsi standar untuk berinteraksi dengan sistem operasi lain.
API adalah sebuah bahasa dan format pesan yang digunakan oleh program aplikasi untuk berkomunikasi dengan system operasi atau program pengendalian lainnnya seperti system manajemen database (DBMS) atau komunikasi protocol.
Keuntungan memprogram dengan menggunakan API adalah:– Portabilitas. Programmer yang menggunakan API dapat menjalankan programnya dalam sistem operasi mana saja asalkan sudah ter- install API tersebut. Sedangkan system call berbeda antar sistem operasi, dengan catatan dalam implementasinya mungkin saja berbeda.- Lebih Mudah Dimengerti. API menggunakan bahasa yang lebih terstruktur dan mudah dimengerti daripada bahasa system call. Hal ini sangat penting dalam hal editing dan pengembangan.
Didalam Ekonomi API kita juga mengenal System Call Interface. System call interface ini berfungsi sebagai penghubung antara API dan system call yang dimengerti oleh sistem operasi. System call interface ini akan menerjemahkan perintah dalam API dan kemudian akan memanggil system calls yang diperlukan.

B.      Robot Manusia

Robot adalah sebuah sistem mekanik yang mempunyai fungsi gerak analog untuk fungsi gerak organisme hidup, atau kombinasi dari banyak fungsi gerak dengan fungsi intelligent, oleh official Japanese

Klasifikasi ROBOT
Robot diklasifikasikan kedalam 4 bagian :
1. Non-Mobile Robot
Robot ini tidak dapat berpindah posisi dari satu tempat ke tempat lainnya, sehingga robot tersebut hanya dapat menggerakkan beberapa bagian dari tubuhnya dengan fungsi tertentu yang telah dirancang.
contoh : robot manipulator berlengan
2. Mobile Robot
Mobile dapat diartikan bergerak, sehingga robot ini dapat memindahkan dirinya dari satu tempat ke tempat lain. dari segi manfaat, robot ini diharapkan dapat membantu manusia dalam melakukan otomasi dalam transportasi, platform bergerak untuk robot industri, eksplorasi tanpa awak dan masih banyak lagi.
contoh : Robot Line Follower
3. Gabungan Mobile Robot dan Non Mobile Robot
Robot ini merupakan penggabungan dari fungsi-fungsi pada robot mobile dan non-mobile. sehingga keduanya saling melengkapi dimana robot nonmobile dapat terbantu fungsinya dengan bergerak dari satu tempat ke tempat lain.
4. Robot Humanoid
Robot ini dirancang dengan menirukan anatomi dan perilaku manusia. Fungsi-fungsi tubuh manusia baik lengan, kaki, mata, dan pergerakan sendi kepala dan bagian lainnya sebisa mungkin diterapkan dirobot ini.
contoh: robot ASIMO buatan jepang

C.      Pekerja Teknologi Informasi Bagi Masa Depan

IT Consultant atau konsultan TI merupakan peluang kerja teknik informatika selanjutnya yang memiliki prospek baik di masa depan. Seseorang yang mendalami seluk beluk dunia Teknologi Informasi akan memahami berbagai teori dan bahasa pemrogaman. Ia juga akan memiliki kemampuan mumpuni untuk membuat berbagai program komputer yang sangat canggih. Oleh karena itu, sarjana teknik informatika dapat menggeluti profesi konsultan TI. Profesi yang satu ini dapat membuat lulusan TI dapat mengaplikasikan ilmunya secara nyata untuk kemajuan organisasi. Ia dapat merancang, mengimplementasikan, serta mengevaluasi penerapan teknologi informasi di dalam suatu organisasi.
Salah satu lowongan kerja TI yang banyak ditawarkan adalah sebagai web administrator atau web engineer. Perkembangan teknologi informasi membuat berkembang juga website di dunia maya. Website ini menjadi suatu media untuk penyampaian informasi melalui internet. Untuk dapat membuat website, seseorang harus mendalami berbagai rincian teori pemrograman, yang tentu saja dikuasai oleh sarjana teknik informatika. Profesi web administrator atau web engineer bertugas untuk merancang website dengan basis fitur, domain, dan berbagai layanan di dalamnya. Selain itu, profesi yang menjadi peluang kerja teknik informatika prospektif ini bertugas untuk mengembangkan dan memelihara website di suatu organisasi.


 BAB 6
 Trend Sistem / TI dalam Bidang Bisnis

A.     Pengertian dan Tujuan Bisnis

Pengertian bisnis
Bisnis adalah usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen .
Usahawan atau pelaku bisnis harus mampu memadukan 4 macam sumber daya yaitu :
1. Sumber daya Materi
2. Sumber daya Manusia
3. Sumber daya Keuangan
4. Sumber daya Informasi
Perusahaan barsifat dinamis mengalami kemajuan dan kemunduran pada saat bergerak melalui siklus hidupnya. Perubahan atas kondisi ekonomi dan pasar memerlukan pemikiran kembali atas strategi perusahaan metode dan sarana yang digunakan untuk menghadapinya.
Tujuan Bisnis
Setiap bisnis atau perusahaan berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang dibutuhkan oleh konsumen, produk dapat berupa barang atau jasa.Tujuan perusahaan membuat produk adalah unruk mendapatkan laba, yakni imbalan yang diperoleh oleh perusahaan dari penyediaan suatu produk bagi konsumen.

B.      Teknologi Informasi dan Dunia Bisnis

Saat ini teknologi informasi bukan hanya berkembang dengan pesat, tetapi juga sering mengalami perubahan yang sangat cepat. Hampir setiap detik selalu ditemukan penemuan baru dengan tujuan untuk memperbaiki atau menyempurnakan hasil teknologi sebelumnya. manfaat teknologi nformasi pada saat ini tidak hanya dipergunakan untuk kepentingan organisasi saja, tetapi juga untuk kebutuhan individu. Bagi organisasi teknologi informasi dapat digunakan untuk mencapai keunggulan kompetitif, sedangkan untuk kebutuhan individu, teknologi dipergunakan untuk kepentingan pribadiseperti mencari pekerjaan.
Dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini, bisa dikatakan teknologi informasi telah memasuki ke segala bidang, salah satunya dibidang bisnis. Bisnis tanpa adanya memanfaatkan teknologi informasi tidak akan bisa maju dan terancam bangkrut. Banyak pelaku bisnis yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung kemajuan bisnis dan mendapatkan keuntungan yang diinginkan.
Dengan memanfaatkan teknologi informasi di bidang bisnis akan memberikan dampak positif yang besar untuk jalanya bisnis yang kita bangun. Berikut beberapa manfaat penting teknologi informasi dalam bidang bisnis:
1). Munculnya peluang bisnis baru (E-business), dengan semakin majunya teknologi dan informasi akan mendorong beberapa orang untuk menciptakan beberapa peluang yang sangat menguntungkan dan sebagai modal bisnis yang sangat menguntungkan. Contohnya pemanfaatan kemajuan teknologi dan komunikasi adalah google. Di mana search engine google banyak digunakan untuk mencari sesuatu di internet dan perusahaan google akan mendapatkan banyak keuntungan.
2). Mengurangi biaya produksi dan operasional, kemajuan teknologi dan informasi dapat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya produksi sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang besar dengan mengeluarkan pengeluaran yang sedikit. dan mengurangi operasional sehingga perusahaan dapat menambah jumlah produksi di setiap barang produksinya.
3). Mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan, mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan yang bekerja, sehingga karyawan tidak perlu repot-repot datang ke ruang rapat dan berkumpul bersama, dan bisa melakukan teleconference untuk saling berkomunikasi mengenai beberapa ide. Hal tersebut membuat rapat menjadi lebih praktis dan juga dapat mengawasi kinerja para karyawan.
4). Akses informasi dan penyebaran informasi, mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas dengan cepat dibandingankan dengan enggunakan fax atau pos. Kita dapat menyebar luaskan informasi ke seluruh dunia dan dapat berinteraksi langsung melalui komputer.
5). Komunikasi yang cepat, fasilitas yang ada di internet banyak membuktikan kecepatanya berkomunikasi dengan orang yang dituju, seperti E-mail yang telah banyak digunakan untuk mengirim dan menerima dokumen. Chat atau video conferencing juga mempercepat komunikasi.
Jadi, peran perkembangan teknologi informasi pada saat ini tidak bisa dipisahkan dari dunia bisnis, karena perkembangan teknologi informasi dapat memberikan berbagai keuntungan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitas bisnis. Namun selain memberikan manfaat dalam bidang bisnis, teknologi infromasi juga dapat disalah gunakan dalam hal yang kurang baik. Oleh karen itu, untuk pengunaannya harus digunakan secara bijak.

 C.      Prosedur Pendirian Bisnis, Kontrak Kerja dan Prosedur Pengadaan
PENDIRIAN BISNIS
Berikut ini adalah prosedur-prosedur yang harus dilakukan:
1. Tahapan pengurusan izin pendirian
Bagi badan usaha berskala besar, hal ini menjadi prinsip yang paling penting demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hingga izin perluasan.
2. Tahapan pengesahan menjadi badan hukum
Tidak semua badan usaha harus berbadan hukum. Akan tetapi, setiap badan usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar, maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku.
3. Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani
Badan usaha dikelompokkan berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian, dan sebagainya.
4. Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan izin dari departemen lain
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun, diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha, misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri yang berupa SIUP.

5. KONTRAK KERJA
Definsi kontrak kerja adalah suatu bentuk perjanjian kerja antara karyawan dan perusahaan.
Adapun isi kontrak kerja yaitu, hak dan kewajiban karyawan dan perusahaan selama terikat hubungan kerja, yang ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja tersebut oleh pimpinan perusahaan dan karyawan.

Terdapat 3 sistem kontrak kerja, yaitu:
Perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), karyawannya biasa disebut dengan karyawan kontrak. Lamanya kontrak 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun. Masa kontrak bisa diperpanjang dengan maksimal 2 tahun.
Perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), karyawan dengan kontrak ini disebut dengan karyawan permanent (tetap). Perjanjian kerja yang dibuat bersifat tetap. Pada kontrak kerja ini, karyawan bisa langsung menjadi tetap/permanent atau melalui masa percobaan kerja (probation) untuk paling lama 3 (tiga) bulan. Setelah lulus masa percobaan, karyawan tersebut baru bisa menjadi karyawan tetap.
Untuk kontrak kerja melalui outsourcing, anda akan mengikuti hak dan kewajiban perusahaan outsorcing, walaupun nantinya anda akan disalurkan ke perusahaan yang menjadi klien perusahaan outsourcing, sehingga perjanjian yang dibuat adalah perjanjian tidak langsung dengan tempat anda ditugaskan untuk bekerja. Sedangkan untuk kontrak kerja langsung dengan perusahaan, anda mengikuti hak dan kewajiban perusahaan tersebut.

PROSEDUR PENGADAAN
Prosedur pengadaan terdiri dari prosedur pengadaan tenaga kerja dan prosedur pengadaan barang dan jasa.
Perencanaan Tenaga KerjaPerencanaan tenaga kerja adalah penentuan kuantitas dan kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan dan cara memenuhinya. Penentuan kuantitas dapat dilakukan dengan dua cara yaitu, time motion study dan peramalan tenaga kerja. Sedangkan penentuan kualitas dapat dilakukan dengan Job Analysis. Job Analysis terbagi menjadi 2, yaitu Job Description dan Job Specification/Job Requirement. Tujuan Job Analysis bagi perusahaan yang sudah lama berdiri, yaitu untuk reorganisasi, penggantian pegawai, dan penerimaan pegawai baru.

D.     Aplikasi Bisnis

Aplikasi bisnis yaitu suatu aplikasi komputer atau perangkat lunak komputer untuk menunjang kegiatan bisnis suatu perusahaan. aplikasi ini kebanyakan digunakan untuk bisnis lewat media internet.
Pada dasarnya teknologi informasi (aplikasi bisnis salah satunya) dapat dan memang sebaiknya dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk membuat usahanya semakin efisien, dan mendorong usaha tersebut memiliki daya saing yang lebik dibanding usaha lainnya. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan pelaku usaha diantaranya adalah :
• Pemasaran bisa lebih luas dan murah (internet marketing)
• Perubahan desain bisa disimulasikan/dicoba coba dulu tanpa takut rusak, kehabisan bahan, dll (Fotoshop, paint, dll)
• Prmosi bisa lebih menarik
• Pengelolaan keuangan lebih cepat dan mengurangi risiko penyelewengan (aplikasi akuntansi)
• Berbagai Informasi pelanggan bisa disimpan
• Pelayanan bisa lebih cepat, contoh dengan barcode, kasir tidak perlu lagi mengetik kode barang
• Prediksi penjualan bisa dilakukan
• Dan masih banyak lagi
Namun demikian, memang tidak semua usaha harus menggunakan bantuan teknologi informasi tersebut, paling tidak jika :
• Skala usaha masih terlalu kecil (meskipun banyak juga usaha kecil menjadi cepat besar karena memanfaatkan teknologi ini)
• Biaya yang diperlukan lebih besar dari keutungan yang bisa diperoleh
• Tidak ada SDM/karyawan yang bisa mengurus atau menanganinya
• Karakteristik produk yang tidak mungkin dipasarkan secara umum
Lepas dari hal tersebut di atas, ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan oleh pelaku usaha untuk mempermudah megelola usahanya. Disamping tidak perlu membeli (karena ada versi yang gratis), aplikasi tersebut juga relatif mudah digunakan.  

E.      Proses dan Strategi Pengembangan Bisnis TI
Strategi perusahaan berbasis sistem informasi perlu dibuat karena sumber daya yang dimiliki perusahaan sangat terbatas, sehingga harus dimanfaatkan secara optimal. Strategi ini juga digunakan untuk meningkatkan daya saing atau kinerja perusahaan karena para kompetitor memiliki sumberdaya teknologi yang sama dan memastikan bahwa aset teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara langsung maupun tidak langsung dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan.
F.      Aturan e–business pada bisnis

1. Komunikasi : adanya fasilitas dan media yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, layanan, transaksi elektronik (pemesanan dan pembayaran secara elektronik) dan perpindahan barang dari penjual ke pembeli.
2. Komersial : adanya sistem yang melaksanakan transaksi online mulai dari promosi barang,  pemesanan barang,  pembayaran dan pengiriman barang. Pelanggan cukup melihat dari website jenis barang, spesifikasi dan harga barang, untuk pemesanan dilihat dari stok barang yang ada,untuk pembayaran sistem shopping online harus terhubung dengan otorisasi pembayaran  (pihak bank).
3. Proses bisnis : Setiap pelaku e-Business yang ingin melalukan transaksi elektronik dan mendapatkan manfaat semaksimal mungkin dari e-Business harus melakukan optimalisasi proses bisnis internal dengan memanfaatkan teknologi informasi agar aliran informasi, transaksi, maupun lama pengiriman barang menjadi dipersingkat, biaya transaksi menjadi lebih ekonomis jika dibandingkan dengan  perdagangan yang dilakukan secara tradisional.
4. Layanan : Bagi setiap institusi yang menjadi pelaku e-Business, penggunaan teknologi 
informasi dan internet seharusnya menjadikan layanan ke customer menjadi lebih baik, lebih ekonomis, dan lebih terjangkau.

5. Learning : Untuk meningkatkan awareness baik diantara pengguna maupun pelaku e-Business, proses edukasi sangat penting agar semakin banyak anggota masyarakat yang menyadari manfaat dan kelebihan dari transaksi online.

6. Kolaborasi : adanya kerjasama dengan pihak lain (stakeholder) pada setiap transaksi yang terjadi.

7. Komunitas : Dalam dunia maya (world wide web) komunitas merupakan salah satu indikator untuk mengukur aktifitas pengguna. Dalam e-Business, komunitas merupakan media yang cukup penting untuk belajar dan memperbaiki diri secara terus menerus baik dari sisi pelaku maupun pengguna dalam hal produk, layanan, maupun mekanisme transaksi.


Share:

Profesi si/ti, trend si/ti saat ini

Nama     : Yoel Christian Pakpahan
NPM      : 17116753
Kelas     : 2KA24


BAB 3: PROFESI SI / TI 

A. Profesionalisme: pengertian, ciri-ciri, kode etik

Profesionalisme 
adalah kompetensi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar dan juga komitmen dari para anggota dari sebuah profesi untuk meningkatkan kemampuan dari seorang karyawan. Profesional sendiri mempunyai arti seorang yang terampil, handal dan sangat bertanggung jawab dalam menjalankan tugas (Profesinya).

Ciri-ciri Profesionalisme IT
  1. Memiliki kemampuan / keterampilan dalam menggunakan peralatan yang berhubungan dengan bidang pekerjaan IT.Seorang IT harus mengetahui dan mempraktekkan pengetahuan ITnya ke dalam pekerjaannya.
  2. Punya ilmu dan pengalaman dalam menganalisa suatu software atau Program.
  3. Bekerja di bawah disiplin kerja
  4. Mampu melakukan pendekatan disipliner
  5. Mampu bekerja sama
  6. Cepat tanggap terhadap masalah client.

Kode Etik
Kode etik yang harus dimiliki oleh seorang IT adalah :
  1. Orang IT harus bertanggung jawab terhadap hardware dan software
  2. Peranannya yang sangat besar dan mendasar dalam perusahaan menuntut orang IT untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara profesi. Orang IT akan berperan penting dalam pengolahan data, penggunaan teknologi, dan peningkatan terus-menerus akan bisnis proses suatu perusahaan agar perusahaan mempunyai daya saing tinggi.
  3. Orang IT sebagai orang yang paling tahu akan bisnis proses perusahaan mempunyai kode etik yang mendasar untuk menjaga kerahasiaannya
  4. Sangat diutamakan bahwa seorang IT harus mempunyai etika yang membangun.

B. Jenis profesi IT
  • Programmer adalah orang yang membuat suatu aplikasi untuk client/user baik untuk perusahaan, instansi ataupun perorangan.
  • IT Support merupakan pekerjaan IT yang mengharuskan seseorang bisa mengatasi masalah umum yang terjadi pada komputer seperti install software, perbaikan hardware dan membuat jaringan komputer.
  • Database Administrator adalah mereka yang memiliki keahlian untuk mendesain, mengimplementasi, memelihara dan memperbaiki database.
  • Web Administrator adalah seseorang yang bertanggung jawab secara teknis terhadap operasional sebuah situs atau website.

  • Web Developer adalah mereka yang memiliki keahlian untuk memberikan konsultasi pembangunan sebuah situs dengan konsep yang telah ditentukan.
  • Web Designer adalah mereka yang memiliki keahlian dalam membuat design atraktif dan menarik untuk situs serta design untuk kepentingan promosi situs secara visual.
  • Network Engineer adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan computer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.

  • System Analyst adalah orang yang memiliki keahlian untuk menganalisa system yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa system yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain system yang akan dikembangkan.
C. Deskripsi kerja profesi IT

IT Programmer • Mengambil bagian dalam pengembangan dan integrasi perangkat lunak.
• Menerima permintaan user untuk masalah-masalah yang harus diselesaikan.
• Menyediakan dukungan dan penyelesaian masalah konsumen baik untuk konsumen internal maupun  eksternal.

System Analyst
• Mengumpulkan informasi untuk penganalisaan dan evaluasi sistem yang sudah ada maupun untuk rancangan suatu sistem.
• Mempersiapkan flowchart dan diagram yang menggambarkan kemampuan dan proses dari sistem yang digunakan.
• Memperbaiki berbagai masalah seputar hardware, software, dan konektivitas, termasuk di dalamnya akses pengguna dan konfigurasi komponen.

IT Project Manager
• Menyiapkan laporan status proyek dengan mengumpulkan, menganalisis, dan meringkas informasi dan tren.
• Mengembangkan rencana pelaksanaan yang mencakup analisis seperti biaya-manfaat atau laba atas investasi.
• Menetapkan dan melaksanakan rencana komunikasi proyek. 

IT Support Officer
• Menerima, memprioritaskan dan menyelesaikan permintaan bantuan IT.
• Instalasi, perawatan dan penyediaan dukungan harian baik untuk hardware & software Windows & Macintosh, peralatan termasuk printer, scanner, hard-drives external, dll.
• Menyediakan data / informasi yang dibutuhkan untuk pembuatan laporan departement regular.

Network Administrator • Maintain dan perawatan jaringan LAN.
• Archive data.
• Maintain dan perawatan komputer.

Network Engineer
• Maintenance LAN dan Koneksi Internet, hardware,database dan file
• Help Desk
• Inventory

Web Administrators
• Back up atau memodifikasi aplikasi dan data yang terkait untuk menyediakan pemulihan kerusakan.
• Meninjau atau memperbarui konten halaman web atau link pada waktu yang tepat, menggunakan tool-tool.
• Memonitor sistem untuk intrusi atau serangan denial of service, dan melaporkan pelanggaran keamanan untuk personil yang tepat.

Web Developers
• Melakukan atau update situs web langsung.
• Menulis, desain, atau mengedit konten halaman web, atau yang lain langsung memproduksi konten.
• Back-up file dari situs web untuk direktori lokal untuk pemulihan instan dalam kasus masalah.

D. Standar profesi di Indonesia
Saat ini Teknologi Informasi (TI) berkembang sangat pesat. Secara tidak langsung dinamika industri di bidang ini juga meningkat dan menuntut para profesionalnya rutin dan berkesinambungan mengikuti aktifitas menambah ketrampilan dan pengetahuan baru. Perkembangan industri TI ini membutuhkan suatu formalisasi yang lebih baik dan tepat mengenai pekerjaan profesi yang berkaitan dengan keahlian dan fungsi dari tiap jabatannya. Hal ini menimbulkan kebutuhan untuk dibentuknya suatu standar profesi di bidang tersebut. Masih banyaknya pekerjaan yang belum adanya standardisasi dan sertifikasi Profesi IT di indonesia, dikarenakan Standardisasi Profesi IT yang diperlukan Indonesia adalah standar yang lengkap, dimana semua kemampuan profesi IT di bidangnya harus di kuasai tanpa kecuali, profesi IT seseorang mempunyai kemampuan, dan keahlian yang berbeda dengan bidang yang berbeda-beda, tapi perusahaan membutuhkan sebuah Pekerja IT yang bisa di semua bidang, dapat dilihat dari sebuh lowongan kerja yang mencari persyaratan dengan kriteria yang lengkap yang dibutuhkan perusahaan.

Sertifikasi memiliki tujuan untuk membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi, membentuk standar kerja TI yang tinggi, pengembangan profesional yang berkesinambungan. Sertifikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan yang kaya (bermanfaat bagi promosi, gaji), perencanaan karir, profesional development, meningkatkan international marketability. Ini sangat penting dalam kasus, ketika tenaga TI tersebut harus bekerja pada perusahaan multinasional, perusahaan akan mengakui keahliannya apabila telah dapat menunjukkan sertifikat tersebut.

E. Contoh sertifikasi nasional & internasional

Sertifikasi Nasional
  1. Certificate of CompetenceSertifikasi ini berdasarkan level kualifikasi dan jenjang jabatan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Merupakan bukti pengakuan atas kompetensi seseorang setelah melakukan uji kompetensi dari suatu bidang keahlian kerja.
  2. Certificate of AttainmentSertifkasi ini atas unit kompetensi yang jenjang jabatannya berdasarkan kebutuhan pasar. Kedua jenis sertifikat tersebut diatas disusun berdasarkan SKKNI.

Sertifikasi Internasional
  1. Sertifikasi untuk Bahasa Pemrograman
  2. Sertifikasi untuk Database
  3. Sertifikasi untuk Office
  4. Sertifikasi di Bidang Jaringan
  5. Sertifikasi di Bidang Computer Graphics dan Multimedia
  6. Sertifikasi di Bidang Internet
BAB 4: TREND SI / TI SAAT INI

A. Trend produk perbankan

Trend produk sistem informasi perbankan saat ini bank ritel di indonesia memiliki produk dan layanan seperti tabungan, deposito, giro, kartu debit kartu kredit perdagangan bank notes, valas, dsb (trade finance) trend transaksi jenis transaski sudah beragam baik menggunakan kartu debit, kartu kredit yang memanfaatkan jaringan atm atau debit access transaction umumnya di cashier yang berlokasi di gerai, outlet tempat-tempat perbelanjaan. Sebagai gambaran BCA dengan 750 kantor online-nya, dilengkapi 2.100 ATM yang mempunyai fungsionalitas memadai, dapat menghandle dengan baik 8,2 juta nasabahnya. Dengan jumlah transaksi per hari 2,4 juta. Dari jumlah transksi tersebut rata-rata 821.000 transaski dilakukan melalui ATM, dengan kata lain tingkat pemakaian ATM-nya sebesar 3,9 kali. Sedangkan transaksi lainnya yang sudah lazim dilakukan meliputi Mengecek saldo ,Fasilitas Pembayaran: pemindahbukuan dan penarikan tunai ,fasilitas untuk menerima pembayaran (speed collect) pembukaan dan pengecekan L/C Layanan On Line Banking.

B. E-commerce, E-government, E-resourches
  1. E-commerce merupakan aplikasi perdagangan yang memanfaatkan fasilitas Internet, yang menjadikan setiap individu/ perusahaan dapat secara langsung tersambung secara digital ke perusahaan/individu lainnya untuk melakakukan transaksi bisnis.
  2. E-government Sistem informasi pemerintahan yang berbasis web dan internet protocol untuk meningkatkan pelayanan pemerintah kepada warganya secara cepat dan murah. Contoh aplikasinya meliputi : KTP, Pajak, Fiskal dan SIM on-line.
  3. E-resourches suatu bentuk sistem informasi manajemen pengelolaan pendapatan bagi hasil eksplorasi sumber daya alam (SDA) yang saat ini masih diimplementasikan dibidang kelautan, dimana pemerintah selaku pemegang hak pengelolaan membuat situs internet tentang seluruh kandungan kekayaan alam, kebijakan ekploitasi, pola bagi hasil dan tatacara pembayarannya. Pendapatan bagi hasil dengan investor yang mengeksploitasi sda tersebut dikelola secara on-line ke bank.
C. Sosial media

Secara umum, definisi media sosial adalah media online. Seperti dalam Wikipedia, media sosial merupakan sebuah media online dimana para penggunanya bisa saling berkomunikasi dan berinteraksi. Jadi pengertian media sosial disini adalah sebuah saluran atau sarana untuk pergaulan social yang dilakukan secara online melalui jaringan internet.

Sosial media memiliki beberapa peran dan fungsi bagi masyarakat secara umum seperti sebagai alat atau media promosi. Penyampaian pesan secara cepat dan luas tentu bisa membantu seseorang untuk mempromosikan bisnisnya. Kemudian media social juga berperan dalam membangun hubungan ataupun relasi, bahkan dari jarak jauh karena media social memiliki jangkauan global. Selain itu, sosial media juga dapat berperan dalam membantu system administrasi, memberi dan mendapatkan informasi, melihat peluang dan pasar, perencanaan dan lain sebagainya.


Share: